Hi, ada yang dapat kami bantu?
Logistik & Supply Chain

Transportation Management System

Transportation Management System adalah peralatan atau sistem dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri.

Dikenal juga sebagai: TMS
ID GL348 6 area penggunaan
Panduan Istilah

Memahami Transportation Management System

Apa itu Transportation Management System?

Transportation Management System adalah peralatan atau sistem dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri. Sebagai peralatan atau sistem, Transportation Management System menerima input dari material, operator, sensor, atau data proses dan menghasilkan fungsi yang dibutuhkan operasi. Dalam praktiknya, permintaan, kapasitas transportasi, rute, dokumen, persediaan, dan status pengiriman dikoordinasikan lintas pihak. Penerapan Transportation Management System perlu dikaitkan dengan risiko proses, karakter produk, kemampuan peralatan, kompetensi personel, serta kebutuhan pencatatan. Karena itu, istilah ini sebaiknya tidak digunakan sebagai label saja, tetapi diterjemahkan menjadi definisi, metode, tanggung jawab, indikator, dan bukti yang dapat diaudit.

01

Cara kerja dan prinsip dasarnya

Sebagai peralatan atau sistem, Transportation Management System menerima input dari material, operator, sensor, atau data proses dan menghasilkan fungsi yang dibutuhkan operasi. Secara umum, permintaan, kapasitas transportasi, rute, dokumen, persediaan, dan status pengiriman dikoordinasikan lintas pihak. Outputnya digunakan untuk menjalankan proses, memantau kinerja, mendeteksi penyimpangan, atau mendukung keputusan.

02

Fungsi utama

  • Menjalankan fungsi teknis atau otomasi
  • Mengoptimalkan arus barang
  • Mengendalikan biaya dan lead time
03

Penerapan umum

  • inbound logistics
  • outbound logistics
  • transport planning
  • distribution center
  • last-mile delivery
04

Industri dan area penggunaan

Istilah ini umum digunakan atau dijumpai pada:

05

Hal yang perlu diperhatikan

Perhitungkan variasi lead time, batas kapasitas, kondisi produk, dokumen, risiko rute, dan data aktual. KPI harus menilai biaya sekaligus layanan. Periksa kapasitas, kompatibilitas material, utilitas, kondisi lingkungan, keselamatan, akses perawatan, dan integrasi sinyal atau data. Secara khusus untuk Transportation Management System, dokumentasikan kondisi penggunaan, perubahan, hasil pemeriksaan, dan tindakan koreksi.

Sinonim dan istilah alternatif

TMS
Solusi Terkait

Konsultasi Timbangan Logistik

Dapatkan rekomendasi produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan penimbangan Anda.

Pertanyaan Umum

FAQ tentang Transportation Management System

Apa yang dimaksud dengan Transportation Management System?

Transportation Management System adalah peralatan atau sistem dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri. Fungsi utamanya meliputi Menjalankan fungsi teknis atau otomasi, Mengoptimalkan arus barang, Mengendalikan biaya dan lead time.

Di mana Transportation Management System biasanya diterapkan?

Transportation Management System umum diterapkan pada inbound logistics, outbound logistics, transport planning, distribution center, last-mile delivery. Sektor yang paling relevan antara lain Logistik, Transportasi, Manufaktur, Retail, E-commerce, Pergudangan.

Apa yang perlu diperhatikan dalam penerapan Transportation Management System?

Perhitungkan variasi lead time, batas kapasitas, kondisi produk, dokumen, risiko rute, dan data aktual. KPI harus menilai biaya sekaligus layanan. Periksa kapasitas, kompatibilitas material, utilitas, kondisi lingkungan, keselamatan, akses perawatan, dan integrasi sinyal atau data. Secara khusus untuk Transportation Management System, dokumentasikan kondisi penggunaan, perubahan, hasil pemeriksaan, dan tindakan koreksi.

This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.