Hi, ada yang dapat kami bantu?
Logistik & Supply Chain

On-Time Delivery

On-Time Delivery adalah parameter atau indikator dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri.

ID GL358 6 area penggunaan
Panduan Istilah

Memahami On-Time Delivery

Apa itu On-Time Delivery?

On-Time Delivery adalah parameter atau indikator dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri. Sebagai parameter, On-Time Delivery dipakai untuk menilai kondisi atau performa secara kuantitatif dan membandingkannya dengan target, spesifikasi, atau baseline. Dalam praktiknya, permintaan, kapasitas transportasi, rute, dokumen, persediaan, dan status pengiriman dikoordinasikan lintas pihak. Penerapan On-Time Delivery perlu dikaitkan dengan risiko proses, karakter produk, kemampuan peralatan, kompetensi personel, serta kebutuhan pencatatan. Karena itu, istilah ini sebaiknya tidak digunakan sebagai label saja, tetapi diterjemahkan menjadi definisi, metode, tanggung jawab, indikator, dan bukti yang dapat diaudit.

01

Cara kerja dan prinsip dasarnya

Sebagai parameter, On-Time Delivery dipakai untuk menilai kondisi atau performa secara kuantitatif dan membandingkannya dengan target, spesifikasi, atau baseline. Secara umum, permintaan, kapasitas transportasi, rute, dokumen, persediaan, dan status pengiriman dikoordinasikan lintas pihak. Outputnya digunakan untuk menjalankan proses, memantau kinerja, mendeteksi penyimpangan, atau mendukung keputusan.

02

Fungsi utama

  • Memberikan indikator kuantitatif
  • Mengoptimalkan arus barang
  • Mengendalikan biaya dan lead time
03

Penerapan umum

  • inbound logistics
  • outbound logistics
  • transport planning
  • distribution center
  • last-mile delivery
04

Industri dan area penggunaan

Istilah ini umum digunakan atau dijumpai pada:

05

Hal yang perlu diperhatikan

Perhitungkan variasi lead time, batas kapasitas, kondisi produk, dokumen, risiko rute, dan data aktual. KPI harus menilai biaya sekaligus layanan. Pastikan definisi, satuan, sumber data, periode perhitungan, dan batas interpretasinya konsisten. Secara khusus untuk On-Time Delivery, dokumentasikan kondisi penggunaan, perubahan, hasil pemeriksaan, dan tindakan koreksi.

Solusi Terkait

Konsultasi Timbangan Logistik

Dapatkan rekomendasi produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan penimbangan Anda.

Pertanyaan Umum

FAQ tentang On-Time Delivery

Apa yang dimaksud dengan On-Time Delivery?

On-Time Delivery adalah parameter atau indikator dalam logistik & supply chain yang berkaitan dengan pergerakan barang, informasi, dan layanan dari pemasok hingga pelanggan. Istilah ini membantu organisasi menetapkan cara kerja, data, atau keputusan yang konsisten pada operasi industri. Fungsi utamanya meliputi Memberikan indikator kuantitatif, Mengoptimalkan arus barang, Mengendalikan biaya dan lead time.

Di mana On-Time Delivery biasanya diterapkan?

On-Time Delivery umum diterapkan pada inbound logistics, outbound logistics, transport planning, distribution center, last-mile delivery. Sektor yang paling relevan antara lain Logistik, Transportasi, Manufaktur, Retail, E-commerce, Pergudangan.

Apa yang perlu diperhatikan dalam penerapan On-Time Delivery?

Perhitungkan variasi lead time, batas kapasitas, kondisi produk, dokumen, risiko rute, dan data aktual. KPI harus menilai biaya sekaligus layanan. Pastikan definisi, satuan, sumber data, periode perhitungan, dan batas interpretasinya konsisten. Secara khusus untuk On-Time Delivery, dokumentasikan kondisi penggunaan, perubahan, hasil pemeriksaan, dan tindakan koreksi.

This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.