Hi, ada yang dapat kami bantu?

Apa Itu Batu Timbangan Standar Laboratorium?

Batu timbangan standar laboratorium adalah alat ukur berupa massa acuan yang digunakan untuk menguji, mengkalibrasi, dan memastikan keakuratan timbangan digital maupun manual. Alat ini memiliki nilai bobot tertentu yang sudah ditetapkan secara internasional, sehingga hasil penimbangan lebih terjamin validitasnya.

Di laboratorium, akurasi hasil eksperimen sangat bergantung pada kualitas timbangan. Namun, sepresisi apapun timbangan, seiring waktu dapat terjadi penyimpangan. Karena itu, dibutuhkan batu timbangan standar sebagai pembanding.


Fungsi Utama Batu Timbangan Standar

  • Kalibrasi Timbangan → memastikan timbangan analitik, presisi, maupun timbangan mikro bekerja sesuai standar.
  • Verifikasi Hasil Penimbangan → digunakan untuk mengecek apakah timbangan masih akurat.
  • Kepatuhan Regulasi → laboratorium farmasi, kesehatan, hingga industri makanan wajib menggunakan batu timbangan standar sesuai aturan ISO/IEC 17025.
  • Pelatihan & Pendidikan → dipakai di laboratorium pendidikan untuk memperkenalkan konsep massa standar.

Jenis-Jenis Batu Timbangan Standar Laboratorium

  1. Berdasarkan Kelas Akurasi (OIML / E2, F1, M1, dll.)

    • Kelas E2 & F1 → untuk kalibrasi timbangan analitik dan mikro balance.
    • Kelas M1 → digunakan pada timbangan presisi atau industri.
  1. Berdasarkan Bentuk

    • Silinder dengan Knob → mudah dipegang, umum untuk kelas akurasi tinggi.
    • Batu Kotak / Besi Cor → biasanya untuk bobot besar (kg hingga ratusan kg).
  1. Berdasarkan Material

    • Stainless Steel → tahan korosi, cocok untuk laboratorium farmasi dan kimia.
    • Besi / Cast Iron → untuk kalibrasi timbangan industri dengan kapasitas besar.

Mengapa Batu Timbangan Standar Penting di Laboratorium?

  • Menjamin hasil penelitian valid dan konsisten.
  • Memastikan kualitas produk farmasi dan makanan sesuai standar keamanan.
  • Mendukung akreditasi laboratorium yang wajib mengikuti standar kalibrasi internasional.
  • Mengurangi risiko kesalahan eksperimen akibat alat ukur yang melenceng.

Cara Memilih Batu Timbangan Standar

  • Sesuaikan kelas akurasi dengan jenis timbangan (analitik, presisi, mikro).
  • Pilih kapasitas dan set bobot sesuai kebutuhan kalibrasi (misalnya set 1 mg – 200 g, atau 1 g – 1 kg).
  • Gunakan bahan stainless steel untuk laboratorium farmasi/kimia agar lebih tahan lama.
  • Pastikan ada sertifikat kalibrasi dari laboratorium terakreditasi.

Rekomendasi Penggunaan

  • Laboratorium Farmasi: gunakan set batu timbangan kelas E2 untuk kalibrasi timbangan analitik.
  • Laboratorium Pendidikan: cukup dengan batu timbangan kelas F1 atau M1.
  • Industri: pilih batu timbangan besi cor M1 dengan bobot besar untuk kalibrasi timbangan industri.

Batu Timbangan Standar di Intitek

Sebagai penyedia solusi timbangan laboratorium, Intitek menawarkan:

  • Set batu timbangan standar laboratorium berbagai kelas akurasi (E2, F1, M1).
  • Material premium stainless steel dengan sertifikat kalibrasi resmi.
  • Pilihan kapasitas lengkap, mulai dari 1 mg hingga 20 kg.
  • Ketersediaan di e-Katalog LKPP, memudahkan pengadaan instansi pemerintah.

Dengan batu timbangan standar yang tepat, laboratorium Anda akan selalu siap menghadapi audit, akreditasi, maupun tuntutan produksi skala industri.


Batu timbangan standar laboratorium adalah komponen penting untuk menjaga keakuratan timbangan dan validitas hasil penelitian. Dengan memilih batu timbangan sesuai kelas akurasi dan material yang tepat, Anda dapat menjamin kualitas eksperimen maupun produksi.

👉 Dapatkan batu timbangan standar laboratorium bersertifikat hanya di timbanganpas.com. Hubungi tim kami untuk penawaran resmi dan layanan kalibrasi terpercaya.

Tidak ada produk yang ditemukan sesuai dengan pilihan Anda.
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.